Bahayanya kegemukan tubuh yang dialami para penderita
obesitas bisa menimbulkan efek beresiko tinggi. Masih ingat dengan manusia
terberat di dunia Manuel yang berbobot 600 kg asal Spanyol, meninggal di usia
muda karena overweight yang mengakibatkan kinerja jantung menjadi sulit.
Memahami
bahayanya kegemukan
Umumnya masalah obesitas melanda pada sebagian besar
negara berkembang maju. Dipicu dengan meningkatnya kesejahteraan, gaya hidup
konsumtif serta pola makan yang keliru. Tidak jarang kegemukan atau penderita
obesitas sudah memasuki usia anak-anak. Kini saatnya orang memahami tentang
bahaya kegemukan yang sangat merugikan dalam kehidupan seperti :
- Mengalami nyeri sendi
Kelebihan
bobot tubuh bisa mengakibatkan seseorang mengalami gangguan pada tubuh.
Lantaran kelebihan berat tubuh bisa meningkatkan tekanan pada sendi-sendi
tulang sehingga menimbulkan peradangan di seluruh tubuh. Akibatnya seseorang
akan mengalami nyeri sendi ketika bergerak atau melakukan aktivitas.
- Mengalami gangguan kesehatan
Faktanya
bahwa kegemukan sangat beresiko adalah makin seringnya terjadi gangguan
kesehatan. Secara sederhananya lemak yang banyak menumpuk dalam tubuh bisa
menyumbat aliran darah. Sehingga menganggu sistem peredaran darah yang
menimbulkan beberapa gangguan seperti mengalami pusing sampai ke tingkat yang
lebih beresiko tinggi. Mengalami gagal jantung, hipertensi, penyakit stroke,
kelainan gula darah, maupun stroke.
- Gangguan otak
Hubungan
antara kelebihan berat tubuh dengan kemampuan fungsi otak adalah kurang
efektifnya aliran dalam darah yang menyebabkan berkurangnya fungsi kemampuan
otak. Seseorang akan gagal fokus atau tidak bisa memusatkan pikiran terhadap
suatu hal. Pembuktian fakta ini didukung dalam percobaan yang telah dilakukan
pada binatang yang mengalami obesitas. Juga mengalami sejumlah gangguan di otak
karena berat badan berlebih.
- Gangguan pola tidur
Secara
tidak langsung penderita obesitas atau orang yang mengalami kegemukan tidak
bisa tidur nyenyak. Banyak keluhan serta
gangguan yang dirasakan seperti mengalami kaku otot, pegal-pegal tubuh, pusing
maupun nyeri sendi yang tertahan.
- Hubungan suami istri
kurang harmonis
Kehidupan
seksual dalam hubungan suami istri bisa terganggu. Seperti gangguan akan
kemampuan ereksi dan libido yang kurang baik akibat berat badan berlebih.
- Gangguan Kulit
Ternyata
bobot tubuh yang berlebih menjadi kontribusi besar dalam masalah infeksi kulit
dan noda yang timbul. Dikarenakan penderita obesitas memiliki kualitas kulit
yang kurang baik sehingga mudah terkena radang sampai masalah infeksi. Jadi
diperlukan usaha untuk mengurangi kelebihan berat badan.
Mungkin artikel yang memuat bagaimana bahayanya
kegemukan bisa menginspirasi orang untuk berubah menjadi lebih baik.
Copyright: www.jurnallangsing.com
Foto: koleksi pribadi

wah ternyata bahaya juga ya bang, ak mulai gendut sekarang mau kurusin lagi kalau gitu
ReplyDeletewah perlu diet nih, makasi bang infonya
ReplyDelete